Tips Untuk Mencegah Bau Mulut (Halitosis)

13.30

tips-halitosisBau verbal atau halitosis ditandai dengan amis di mulut, dalam kondisi kronis hal ini disebabkan oleh basil yang mensugesti 25% dari populasi.

Bau verbal memiliki prevalensi tinggi pada populasi umum, karena diperkirakan bahwa lebih dari 50% orang menderita amis verbal (tidak kronis). Hampir setiap orang memiliki amis verbal ketika bangkit di pagi hari, setelah beberapa jam tidur malam, ketika struktur verbal telah beristirahat produksi air liur sudah sangat terbatas.

Penyebab halitosis mungkin ditemui, misalnya dari kebersihan verbal yang buruk, penyakit serius menyerupai kanker paru-paru, untuk gastritis kronis, meskipun sebagian besar berasal dari mulut

Perawatan halitosis
Dalam kondisi klinis sering diamati bahwa salah satu penyebab paling umum dari halitosis ialah gastritis kronis.

Perawatan halitosis tanggapan penyakit lain tidak disebutkan di atas dan memiliki fase atau tahap yang berbeda-beda:

Pergilah ke dokter gigi untuk memeriksa rongga verbal anda, semua gigi dan gusi. Anda mungkin menyarankan sebuah skala rutin untuk menghilangkan karang gigi dan plak dan mengobati kerusakan gigi.

  • Gunakan benang gigi: untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan yang terselip di antara gigi. Sebaiknya lakukan setelah makan dan sebelum menyikat gigi.
  • Menyikat gigi setidaknya tiga kali sehari atau setelah setiap makan dan di jangan pernah lupa sebelum anda tidur di malam hari. Penyikatan harus dilakukan pada semua sisi dan juga harus mencakup adegan belakang lidah. Direkomendasikan sikat gigi lembut jikalau gusi berdarah dan pasta gigi yang memiliki kadar fluor tinggi.
  • Obat kumur (terutama yang mengandung zat antiseptik) setelah menyikat gigi.
  • Permen karet tanpa gula : merupakan obat untuk halitosis antara waktu makan atau antara menyikat gigi, karena ia meningkatkan produksi air liur. Juga harus mengganti sikat gigi.Permen karet Xylitol di samping itu, memiliki efek bakteriostatik karena netralisasi asam dan mencegah pembentukan plak gigi.
  • Minum banyak air: dianjurkan untuk minum antara satu dan dua liter air sehari untuk mendorong produksi air liur.
  • Hindari tembakau, alkohol, kopi dan makanan dengan rasa yang intens dan amis menyerupai bawang putih, yang meningkatkan halitosis.
  • Jika semua langkah sebelumnya tidak bisa untuk mengatasi amis verbal maka akan diperlukan perawatan khusus.

Saat ini, amis verbal mungkin karena aneka macam penyebab :

  • Kesehatan gigi yang buruk menimbulkan kerusakan gigi, gingivitis dan penyakit periodontal.
  • Bakteri yang bersarang pada papila ditemukan di adegan belakang lidah, yang bersama dengan substrat lendir menimbulkan amis mulut.

Sumber http://gusimerah.blogspot.co.id/

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔