Penyebab sakit gigi dan cara pencegahannya

23.37
Anda mungkin sering terserang sakit gigi dalam banyak sekali kondisi. Hal ini dapat datang dan pergi atau kapan saja. Saat Makan atau minum akan terasa sakit, terutama ketika makan makanan atau minuman panas atau dingin.
Rasa sakit gigi terdapat dua jenis yaitu ringan dan berat. Rasa sakit ini mungkin akan datang secara tiba-tiba. Bahkan rasa sakit akan terasa sangat sakit ketika malam hari menjelang tidur.

Apa yang penyebab sakit gigi?

Sakit gigi terjadi ketika lapisan terdalam gigi (pulp gigi) terjadi peradangan. pulp terdiri dari saraf sensitif dan pembuluh darah.
Peradangan pulp gigi sebagai jawaban dari:

  • kerusakan gigi – dikarenakan adanya lubang gigi (rongga) yang terbentuk di permukaan keras gigi
  • gigi retak – keretakan gigi yang ada pada gigi namun tidak terlihat oleh mata.
  • tambalan longgar atau rusak
  • gusi surut - di mana gusi menyusut sehingga mengekspos akar gigi yang sensitif tidak terlindungi oleh gusi.
  • periapikal abuh – penumpukan nanah di dalam gigi yang disebabkan oleh infeksi.

Ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan rasa sakit seolah-olah dengan sakit gigi, meskipun pulp tidak terpengaruh. Ini termasuk:

  • Abses periodontal - kumpulan nanah di gusi yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • luka pada gusi Anda
  • gusi sakit atau abuh di sekitar gigi - misalnya, ketika tumbuh gigi dewasa.
  • sinusitis - yang kadang kala menyebabkan nyeri di sekitar rahang atas.
  • luka pada sendi yang melekat pada rahang dan tengkorak.

mencegah sakit gigi

Cara terbaik untuk menghindari sakit gigi dan problem gigi lainnya yakni untuk menjaga gigi dan gusi sesehat mungkin. Untuk melaksanakan ini, Anda harus:

  • membatasi asupan makanan dan minuman manis - Anda harus memiliki aliran ini untuk menjaga kesehatan gigi anda. 
  • menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • bersih antara gigi Anda menggunakan benang gigi. bila perlu, berkumur dengan obat kumur.
  • tidak merokok – karena merokok dapat menjadikan problem pada gigi.

Pastikan Anda memiliki rutin kegiatan rutin check-up gigi , sebaiknya lakukan pada dokter gigi yang sama.
Waktu antara check-up dapat bervariasi, tergantung pada seberapa sehat gigi dan gusi dan risiko terkena problem di masa depan.
Dokter gigi akan menunjukkan saran kepada anda perihal apa yang harus anda lakukan.
Untuk Anak sebaikanya check-up gigi setiap enam bulan sekali sehingga kerusakan gigi dapat cepat diketahui dan diobati lebih dini.  jika anda ingin tahu perihal pengobatan silahkan baca alami


Sumber http://obatgigisakit.blogspot.co.id/

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔